Minggu, 09 Agustus 2015 0 komentar

Model Referensi OSI dan TCP/IP


Model referensi OSI

            Pada tahun 1977 suatu subcommittee dari International Organization for Standarddization (ISO) mulai bekerja untuk membuat beberapa set standard untuk memfasilitasi komunikasi jaringan.Pekerjaan ini selesai pada tahun 1984 dan dikenal sebagai Model Referensi OSI (Open System Interconnection).Model OSI ini merupakan metode yang paling luas digunakan untuk menjelaskan komuniksi jaringan,seksi berikut mencangkup topik-topik sebagai berikut :


7 Layer Model OSI

            OSI bukan merupakan model fisik,tetapi merupakan model referensi,tugas-tugas jaringan terbagi kedalam 7 layer,yaitu :



7 Layer OSI.


Layer 7 : Layer Application

Layer 7 adalah layer aplikasi yang mendifinisikan interface antara software software atau aplikasi yang berkomuniksi keluar dari komputer dimana aplikasi tersebut berada.Aturan aturan yang dijelaskan layer ini antaralain :

      1.       Penyediaan layanan jaringan
      2.      Penawaran atau pengiklanan layanan jaringan
      3.      Pengaksesan layanan jaringan

Contoh dari protocol protocol yang mengimplementasikan aturan layer7,antaralain :

      1.       Netware’s sevices advertising protocol (SAP)
      2.      TCP/IP Network File System (NFS)
      3.      TCP/IP Simple Mail Transfer Protocol (SMPTN); Telnet; HTTP; FTP; WWW Browser
      4.      File; print; aplikasi database; message


Layer 6 : Layer Presentasi

Layer 6 adalah layer presentation dimana tujuan utamanya adalah mendefinisikan format data seperti text ASCII,text EBCDIC,binary,BCD dan juga jpeg.Layer6 meng spesifikasikan 2 aturan untuk yang berikut:
     1.       Penterjemahan data
     2.      Enkripsi dan komprsi data

Protocol-2 berikut yaitu contoh yang mengimplementasikan aturan layer6 :

     1.       Netware Core Protocol (NCP)
     2.      Apple Talking Filing Protocol (AFP)
     3.      JPEG; ASCII; EBCDIC;TIFF;GIF;PITC;encryption; MPEG; MIDI

Misalnya jika mainframe mempunyai format EBCDIC; sementara Windows mempunyai format data ASCII.Tugas layer presentation adalah menterjemahkan format yang berbeda ini sehingga bisa saling menyambung.


Layer 5 : Layer Session
Session layer ini mendefinisikan bagaimana memuali,mengontrol, dan mengakhiri suatu percakapan (disebut session).Termasuk kedalam kendali dan menejemen dari berbagai pesan bidirectional sehingga aplikasi bisa menyertakan suatu sinyal pemberitahuan atau notifikasi jika beberapa pesan telah lengkap.Layer5 menspesifikasikan aturan-2 berikut :

     1.       Pengendalian sesi komunikasi antara dua piranti
     2.      Membuat;mengelola; dan melepas koneksi

Berikut adalah protocol yang menimplementasikan layer session model OSI :

     1.       Netware’s Service Advertising Protocol (SAP)
     2.      TCP/IP remote procedure call (RPC)
     3.      SQL; NFS; NetBIOS names; Apple Talk ASP; DECnet SCP


Layer 4 : Layer Transport 

Layer 4 lebih fokus pada maslah yang berhubungan dengan pengiriman data kepada komputer lain seperti memperbaiki suatu kesalahan atau error recovery,segmentasi dari blok data dari aplikasi yang besar kedalam potongan kecil-2 untuk di kirim,dan pada sisi komputer penerima potongan-2 tersebut disusun kembali.
Layer4 menspesifikasikan aturan-2 untuk yang berikut : 

      1.       Menyembunyikan struktur jaringa dri layer diatasnya
      2.      Pemberitahuan kalau data pesan telah diterima
      3.      Menjamin kehandalan,pngiriman pesan bebas kesalahan

Contoh-2 berikut adalah protocol-2 yang mengimplementasikan aturan layer transport :

      1.       TCP/IP’s Domain Name System (DNS)
      2.      Netware’s Sequence Packet Exchange (SPX) protocol
      3.      TCP/IP’s Domain Name System (DNS)

Analogi dari layer ini misalnya kita mengirim paket kepada seseorang lewat layanan jasa POS.POS ini sepenuhnya bertanggung jawab mengirimkan paket kepada alamat yang dituju tanpa ada kekurangan sedikitpun.Sama seperti ISP,jika kita mengetikkan WWW.kompas.com maka ISP akan menterjemahkan kedalam address tujuan.


Layer 3 : Layer Network

Layer 3 dari model OSI ini mendefinisikan pengiriman paket dari ujung ke ujung.Network layer mendefinisikan logical address sehingga setiap titik ujung perangkat yang berkomunikasi bisa diidentifikasikan.Layer ini juga mendefinisikan bagaimana routing bekerja dan bagaimana jalur dipelajari hingga semua paket bisa dikirim.
Layer3 menspesifikasikan aturan-2 untuk yang berikut :

     1.       Data routing antar banyak jaringan
     2.      Frakmentasi dan membentuk ulang data
     3.      Identifikasi segmen kabel jaringan

Protocol-2 berikut menetapkan atruran layer network :

     1.       TCP/IP’s internet protocol (IP); Apple Talk DDP
     2.      Netware’s internetwork packet exhange (IPX) protocol


Layer 2 : Data link layer

Layer data link menspesifikasikan aturan berikut :

     1.       Koordinasi bits kedalam kelompok-2 logical dari suatu informasi
     2.      Mengendalikan aliran data
     3.      Mendeteksi dan terkadang juga memperbaiki kesalahan
     4.      Identifikasi piranti jaringan

Protocol-2 berikut mengimplementasikan data link layer :

     1.       Netware’s Link Support layer (LSL)
     2.      IEEE 802.3/802.2,HDCL,Frame Relay,PPP,FDDI,IEEE 802.5/802.2

Analoginya seperti surat tercatat yang dikirim pada alamat rumah dan dijamin sampai dengan resi yang ditandatangani penerima.Layer ini mengidentifikasi address yang sesungguhnya dari suatu piranti.


Layer 1 : Layer Physical

Layer1 dari model OSI ini berhubungan dengan karakteristik dari media transmisi.Contoh-2 spesifikasi dari konektor,pin,pemakaian pin,arus listrik,encoding dal modulasi cahaya.Biasanya dalam menyelesaikan semua detail dri layer physical ini melibatkan bayak spesifikasi.Layer1 menspesifikasikan aturan-2 berikut :

      1.       Aturan mekanis dan elektris dalam pemakaian medium transmisi
      2.      Protocol ethernet seperti IBM token ring;AppleTalk
      3.      Encoding data secara elektronik

Model referensi jaringan TCP/IP adalah standar komunikasi data yang dipergunakan oleh komunitas dalam proses tukar data dari komputer ke komputer yang lain dalam jaringan komputer.Protocol ini merupakan : 

      1.       Kumpulan Protocol (Protocol suite)
      2.      Protcol yang paling banyak digunakan
      3.      Standar jaringan terbuka bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan


Model Referensi TCP/IP

Arsitektur protokol yang digunakan oleh internet dan jaringan lainnya.TCP/IP dikembangkan sebelum model OSI.Namun lapisan pada TCP/IP tidak cocok seluruhnya dengan lapisan OSI.Protocol TCP/IP hanya dibuat 5 lapisan saja,yaitu  physical data link,network,transport dan application.Lapisan aplikasi pada TCP/IP mencangkup 3 lapisan OSI teratas.Khusus layer ke4,Protocol TCP/IP mendefinisikan 2 buah protokol yakni Tranmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP).Pada lapisan3,TCP/IP mendefinisikan sebagai internetworking protokol (IP).






Sumber : 
Suprianto(2013).Jaringan Dasar untuk SMK/MAK kelas X.Jakarta : Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

0 komentar

Lapisan Fisik dari Model Referensi Jaringan Komputer




Physical Layer.

Lapisan fisik atau physical layer merupakan layer ke 1 dalam model referensi jaringan OSI (lapisan terendah) dari 7 lapisan lainnya.Layer ini mendefinisikan antarmuka atau mekanisme untuk meletakkan bit bit data di atas media jaringan kabel,radio,atau cahaya.Selain itu,layer ini juga mendefinisikan tegangan listrik,arus listrik,modulasi,sinkronasi atar bit,pengaktifan dan pemutusannya dan beberapa karakteristik kelistrikan untuk media transmisi seperti halnya kabel UTP/STP,kabel coaxial atau kabel fiber optic.Protocol protocol pada level physical layer mencangkup IEEE 802.3,RS-232C dan X.21,repeater,transceiver,kartu jaringan atu network interface card (NIC) dan pengabelan beroperasi di dalam layer ini.

 
Physical Layer in OSI Model.


Layer1 dari model OSI ini berhubungan dengan karakteristik dari media transmisi.Contoh-2 spesifikasi dari konektor,pin,pemakaian pin,arus listrik,encoding dal modulasi cahaya.Biasanya dalam menyelesaikan semua detail dri layer physical ini melibatkan bayak spesifikasi.

Layer1 menspesifikasikan aturan-2 berikut :

      1.       Aturan mekanis dan elektris dalam pemakaian medium transmisi
      2.      Protocol ethernet seperti IBM token ring;AppleTalk
      3.      Encoding data secara elektronik

Model referensi jaringan TCP/IP adalah standar komunikasi data yang dipergunakan oleh komunitas dalam proses tukar data dari komputer ke komputer yang lain dalam jaringan komputer.

Protocol ini merupakan :

      1.       Kumpulan Protocol (Protocol suite)
      2.      Protcol yang paling banyak digunakan
      3.      Standar jaringan terbuka bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan



Sumber : 
Suprianto(2013).Jaringan Dasar untuk SMK/MAK kelas X.Jakarta : Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.


Sabtu, 08 Agustus 2015 0 komentar

Media Transmisi






Media Transmisi


Media transmisi yaitu media yang menghubungkan antara si pengirim dan si penerima informasi atau data,karena pengiriman dengan jarak yang jauh,maka data terlebih dahulu diubah menjadi kode atu isyarat dan isyarat inilah yang akan dimanipulasi dengan berbagai cara untuk diubah kembali menjadi data.


 
Media Transmisi


Media transmisi digunakan untuk menghubungkan antara pengirim dan penerima agar dapat melakukan pertukaran data pada beberapa alat elektronika.Beberapa alat elektronika seperti komputer,televisi,telepon dan radio memerlukan media transmisi untuk dapat menerima atau mengirim data.Seperti pada pesawat telepon,media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan keduanya adalah kabel.Setiap peralatan elektronik memiliki media transmisi yang berbeda beda dalam pengiriman datanya.


 
Wired.


Karakteristik suatu media transmisi bergntung pada jenis alat elektronik,ukuran data yang dikirim,tingkat ke efektifan dalam pengiriman data dan data yang digunakan oleh alat elektronik tersebut.


Wireless.


Ada beberapa jenis dari media transmisi yaitu :

1.          Guided Transmission Media atau media transmisi terpadu merupakan jaringan yang menggunakan sistem  kabel.
2.         Twisted Pair Cable
3.         Coaxtial Cable
4.         Inguided Transmission Media atau media transmisi tidak terpadu merupakan jaringan yang menggunakan sistem gelombang
5.         Inframerah




Sumber :

Alaydrus,Mudrik (2009).Saluran Transmisi Telekomunikasi.Jogjakarta : Graha ilmu.
0 komentar

Twisted Pair Cable





Twisted Pair Cable



                Twistedpair cable atau kabel pasangan berpilin terdiri dari dua buah konduktor yang digabungkan dengan tujuan untuk mengurangi interferensi elektromagnetik dari luar seperti radiasi elektromagnetik dari kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) dan cross talk yang terjadi diantara kabel yang berdekatan.

 
UTP and STP


Terdapat dua macam TwistedPair Cable,yaitu :

      1.       Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) adalah kabel yang banyak digunakan dalam instalasi jaringan komputer.Kabel ini berisi 4 pasang kabel yang tiap pasanggnya dipilin (twisted).Kabel ini tidak dilengkapi dengan pelindung (unshielded).Kabel UTP mudah untuk dipasang,ukurannya kecil dan harganya lebih mudah dibandingkan dengan jenis media lainnya.Kabel UTP sangan rentan dengan efek interferensi elektris yang berasal dari media di sekelilingnya.

      2.      Kabel STP (Shielded Twisted Pair ) adalah salah satu jenis kabel yang digunakan dalam jaringan komputer.Kabel ini berisi dua pasang kabel atau empat buah kabel yang setiap pasangnya dipilin.Kabel STP lebih tahan terhadap gangguan yang disebabkan oleh posisi kabel yang tertekuk.Pada kabel STP attenuasi angkat meningkat pada frekuensi tinggi sehingga menimbulkan crosstal dan sinyal hidung.




Sumber :
Alaydrus,Mudrik (2009).Saluran Transmisi Telekomunikasi.Jogjakarta : Graha Ilmu


0 komentar

Coaxial Cable






Coaxial Cable.


                Media coaxial cable atau kabel koaksial adalah suatu jenis kabel yang menggunakan dua buah konduktor.Kabel ini banyak dipakai untuk mentransmisikan sinyal frekuensi tinggi mulai dari 300 kHz ke atas.Karena kemampuannya dalam menyalurjkan frekuensi tinggi,maka sistem transmisi dengan menggunakan kabel coaxial memiliki kapasitas kanal yang cukup besar.Ada dua jenis coaxial cable,yaitu thick coaxial cable (dengan diameter besar) dan thin coaxial cable (dengan diameter kecil).


 
Konektor koaksial kabel.

                Kabel koaksial memiliki keunggulan untuk menyalurkan informasi sampai dengan 900 kanal telepon,dan dapat ditanam  didalam tanah sehingga biaya perawatan lebih rendah,karena menggunakan penutup isolasi maka kecil kemungkinan terjadi interferensi dengan sistem lain.

 
Thin and Thick Coaxial Cable.

                Sedangkan kelemahannya adalah mempunyai redaman yang relatif besar sehingga untuk dihubungkan dengan jarak yang jauh harus dipasng repeater repeater,jika kabel dipasang diatas tanah akan rawan terhadap gangguan gangguan fisik yang berakibatkan putusnya hubungan.




Sumber :
Alaydrus,Mudrik (2009).Saluran Transmisi Telekomunikasi.Jogjakarta : Graha Ilmu.



 
;